Kota Bekasi – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi mengungkap hasil uji laboratorium menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disantap 12 siswa SDN Kota Baru III berujung masuk rumah sakit, pada Kamis (2/10) lalu.
Adapun menu MBG yang dikonsumsi para siswa sekolah tersebut, yakni makaroni pasta dan daging giling serta buah semangka.
Dari 12 siswa, 6 di antaranya dilarikan ke rumah sakit. Para siswa itu mengalami muntah-muntah.
Kepala Dinkes Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti mengatakan, pihaknya menemukan ada tiga jenis bakteri dalam makanan tersebut.
“Hasil uji pada sampel menunjukan ada bakteri e coli, bacillus dan staphylococcus,” kata Satia, Senin (6/10).
Kendati demikian, dalam hasil uji lab tersebut tidak ditemukan bahan kimia, seperti formalin, boraks, dan pewarna.
Atas temuan hasil uji lab tersebut, Pemkot Bekasi menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang membuat menu MBG untuk SDN Kota Baru III.
“Setelah kejadian tersebut (keracunan MBG), maka untuk sementara SPPG dihentikan aktifitasnya,” ujarnya. (dpr)

